Bagaimanakah Bayi Belajar Membaca

membaca

Bayi adalah anak yang berusia antara 0 – 12 bulan. Bayi yang tumbuh sehat dan cerdas adalah dambaan setiap orang tua. Setiap orang tua tentu menginginkan agar bayinya selalu sehat, bertumbuh dan berkembang dengan optimal. Namun mempunyai harapan seperti itu harus dibarengi dengan asupan gizi yang baik dan stimulasi yang tepat dan optimal.

Bayi bukanlah makhluk yang lemah tak berdaya, bayi mempunyai potensi besar untuk berkembang dengan optimal. Mengajar bayi membaca dan mengajar bayi mengeja bukanlah hal yang salah. Asal bayi merasa senang dan tidak dipaksa. Mengajar bayi mengeja dan mengajar bayi membaca seharusnya cukup dengan stimulasi dan rangsangan berupa permainan.

Seperti kita ketahui bahwa dunia anak (bayi) adalah dunia bermain, maka untuk mengajar bayi membaca adalah dengan mengajaknya bermain. Permainan tersebut disesuaikan dengan usia bayi. Biasanya permainan untuk bayi berupa mainan bunyi-bunyian, gerakan tangan dan kaki, warna-warna di sekitar kita. Permainan tersebut bukanlah berupa perintah atau larangan tetapi berupa ajakan untuk bermain.

Permainan dengan cara belajar membaca, akan merangsang sensor motorik pada bayi. Mengajar bayi mengeja dan membaca berupa permainan dengan rangsangan (stimulasi) akan merangsang perkembangan otak bayi. Stimulasi tersebut dapat diperoleh dari mengajar bayi membaca.

Dan  kecerdasan bayi, akan berkembang seiring dengan stimulasi yang diberikan. Tetapi jangan lupa sebagai orang tua adalah berikan kasih sayang yang tulus dan perhatian bagi anak, disaat mengajarkannya membaca. Karena dengan demikian anak akan menjadi seorang yang lebih mencintai, lebih menghargai dan lebih cerdas dan mampu mengatasi setiap masalah yang ada. Kecerdasan anak tergantung pada rangsangan yang diterima sejak 0 – 5 tahun.

Orang tua harus lebih memberikan perhatian sejak dini. Karena masa-masa tersebut tidak akan terulang lagi. Jangan lupa untuk selalu mengajarkan tentang budi pekerti agar pembentukan karakternya kearah yang positif. Orang tua yang mempunyai anak yang cerdas saja belum cukup, bila anak tersebut tidak dibarengi oleh sikap dan tingkah laku yang sopan dan ramah.

Jadi mengajar bayi membaca atau mengajar bayi mengeja itu perlu, tetapi mengajarkan anak untuk  sopan dan santun dalam tindakan dan perbuatan sejak dini itu jauh lebih penting.

You can leave a response, or trackback from your own site.

2 Responses to “Bagaimanakah Bayi Belajar Membaca”

  1. [...] agar mereka mampu untuk menjadi pribadi yang baik yang akan membuat anak bangga. Sebagai orang tua, cara mendidik anak dengan cara yang baik bukanlah perkara yang mudah karena ada banyak hal yang wajib diketahui agar [...]

  2. [...] dan lebih lengkap anda dapat mencari ebook yang membahas mengenai tips mendidik bayi. Dalam ebook tips mendidik bayi, akan dijelaskan secara lengkap, apa dan bagaimana menghadapi bayi mengamuk, rewel dan cara [...]

Leave a Reply