Balita lebih mudah belajar membaca, mengapa?

belajar_membaca

Pada usia nol sampai dengan tiga tahun merupakan masa pertumbuhan anak yang paling penting dalam sejarah perkembangannya. Pertumbuhan sel-sel otak dan saraf maju sangat pesat dan dapat melebihi kapasitas orang dewasa. Apabila hal tersebut dilatih secara terus-menerus akan menciptakan seseorang anak pintar yang cepat dalam belajar membaca dan cepat dalam belajar bicara.

Anak balita masa kini memiliki nutrisi yang lebih bagus daripada anak balita pada jaman lalu. Pemenuhan nutrisi yang tepat, baik dalam jumlah maupun komposisi varian mendukung perkembangan sel-sel otak dan saraf balita. Apabila kita bandingkan dengan faktor yang sama, yakni usia nol sampai dengan tiga bulan, bayi masa kini lebih cepat menguasai ragam bahasa isyarat bayi daripada bayi pada jaman lalu yang hanya dapat mempraktekan beberapa bahasa bayi yang umum.

Dengan seiring berkembangnya ilmu pengetahuan, baik melalui teknologi, buku, danĀ  penelitian ilmiah membuat manusia lebih mengerti dan memahami arti penting dari pertumbuhan dan perkembangan sel-sel otak dan saraf pada bayi.

Oleh karena itu, banyak perusahaan-perusahaan yang lebih memproduksi mainan yang mendidik anak dari pada mainan yang hanya sekedar mainan. Jangan ragu untuk memberi balita anda mainan yang mendidik karena mainan yang dapat mendidik anak dapat menjadi pendukung dari proses belajar membaca dan pendidikan anda di rumah.

Untuk memahami pertumbuhan otak anak, bagi dalam dua kategori pertumbuhan. Untuk anak nol sampai dengan anak tiga tahun merupakan periode pertama. Selanjutnya untuk anak empat tahun sampai dengan lima tahun merupakan periode kedua masa pertumbuhan.

Pada periode pertama, yakni nol sampai dengan tiga tahun merupakan periode emas pertumbuhan anak, dimana pertumbuhan dan perkembangan sel-sel otak dan saraf mengalami duplikasi jumlah yang sangat luar biasa. Pada saat ini pula, anak masih sangat polos dan mudah meniru orang lain.

Oleh karena itu, perhatikan pertumbuhan balita anda pada periode emas ini, contohnya dengan memberikan makanan yang kaya nutrisi dan tidak memberikan contoh buruk agar balita anda tidak meniru. Anak empat tahun sampai dengan lima tahun mengalami pertumbuhan dan perkembangan sel otak dan saraf. Namun, prosesnya sudah mengalami perlambatan dan statis apabila tidak dilatih.

You can leave a response, or trackback from your own site.

3 Responses to “Balita lebih mudah belajar membaca, mengapa?”

  1. [...] balita adalah waktu bermain. Saat ini, kemampuan balita semakin berkembang. Balita sudah dapat berkomunikasi dengan orang tuanya, anggota keluarga dan [...]

  2. [...] makhluk yang lemah tak berdaya, bayi mempunyai potensi besar untuk berkembang dengan optimal. Mengajar bayi membaca dan mengajar bayi mengeja bukanlah hal yang salah. Asal bayi merasa senang dan tidak dipaksa. [...]

  3. deddy arifin says:

    Ini bukanlah hal yang berlebihan. Dan ini terjadi pada anak saya. Umur 3 tahunan sudah bisa baca koran dan subtitling film TANPA MENGEJA. Lancar layaknya anak SD kelas 1. Umur 4 tahunan bisa baca dengan ekpresi, layaknya telling story. Eyangnya bilang udah seperti anak kelas 3 SD.

    Salam,

    Deddy

Leave a Reply