Kegiatan Untuk Merangsang Saraf Motorik

Gerakan motorik adalah serangkaian gerakan yang menghasilkan sebuah aksi yang mulus dan terkoordinasi, dengan tujuan menyelesaikan suatu tugas. Gerakan motorik dibagi dua, motorik kasar dan motorik halus. Motorik kasar berkaitan dengan gerakan-gerakan besar yang melibatkan tenaga dan beberapa bagian otot.

Duduk, berjalan, memanjat, merangkak, berlari, menendang, adalah termasuk gerakan motorik kasar. Sedangkan, motorik halus berkaitan dengan gerakan-gerakan yang membutuhkan ketelitian, seperti pincer grasp (kemampuan memegang benda dengan ibu jari dan jari telunjuk tangan), mewarnai, dan menggunting.

Ada pula orang-orang yang gerakan motoriknya tergolong ambidexter, atau bisa dilakukan oleh kedua bagian tubuh (misalnya, bisa menulis baik dengan tangan kiri maupun tangan kanan). Di masa balita, perkembangan saraf bayi dan perkembangan motorik bayi amat pesat.

Ada banyak pilihan kegiatan yang bisa dilakukan untuk merangsang tidak hanya perkembangan saraf, tetapi juga mendorong perkembangan otak dan kecerdasan bayi.

Untuk motorik kasar, variasi kegiatannya, antara lain: berenang, bermain bola, bermain melompat, menari, dan bermain melempar. Ada pula permainan baby gym yang merangsang bayi untuk menendang dan merangkak.

Sementara, untuk motorik halus, sekaligus melatih kreativitas bayi, tersedia permainan-permainan yang memang membutuhkan konsentrasi dan gerakan halus, seperti: bermain play-dough (lilin yang bisa dibentuk), melipat (untuk anak di atas empat tahun, anda bisa mengajarkannya melipat dan membentuk benda-benda sederhana, seperti topi dan kapal), finger painting, mewarnai, mengancingkan bajunya sendiri, menggambar bebas, dan menggambar mengikuti pola titik-titik.

Kini juga dijual berbagai mainan dari kayu yang bertujuan merangsang motorik halus anak, seperti mencocokkan bentuk benda dengan tempatnya dan menggerakkan bola atau kotak kayu di sepanjang sirkuit. Saat menemani anak bermain, penting untuk diingat agar selalu menjaga keamanan dan kebersihan tempat.

Anda pun harus senantiasa memberikan pujian, karena kemampuan motorik berkaitan erat dengan perkembangan fisik dan kepercayaan diri anak. Stimulasi saraf motorik juga dipercaya dapat merangsang perkembangan IQ bayi anda. Ketahuilah bahwa ada milyaran sel otak bayi yang menunggu untuk dinyalakan.

You can leave a response, or trackback from your own site.

3 Responses to “Kegiatan Untuk Merangsang Saraf Motorik”

  1. [...] PerkembanganAnak.Net Just another WordPress weblog « Kegiatan Untuk Merangsang Saraf Motorik [...]

  2. [...] dengan cara belajar membaca, akan merangsang sensor motorik pada bayi. Mengajar bayi mengeja dan membaca berupa permainan dengan rangsangan (stimulasi) akan merangsang [...]

  3. Ny. hasan says:

    Makasih banyak artikelnya, minta ijin untuk mengkopy mbak…

Leave a Reply